Senin, 10 Februari 2014

RAHASIA BASMALLAH

Bismillahirrahmanirrahim... Dari dulu (belum terlalu jauh kenal agama), saya amat suka kalimat ini. Paling mudah ditulis menjadi kaligrafi, juga artinya mudah diingat dan juga nyaman di hati. Bagaimana tidak, "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyang". Disamping juga mudah dihafalakan. 

Kenapa nyaman di hati? Sederhana saja. Dia memperkenalkan diri-Nya sebagai yang Maha Pengasih. Dalam bahasa Jawa artinya eloman, suka memberi atau dermawan. Kita jadi tahu dan bahkan nyadar bahwa kita hidup tidak otomatis atau dengan sendirinya ada. Tapi kita ada yang menciptakan, yakni Allah SAW. Ditambah lagi, dia Maha Pengasih kepada kita. Coba dibayangkan, berapa harga oksigen? Berapa harga jantung, hati, liver, paru-paru, dan otak kita? Saking mahalnya, kita tidak bisa menentukan harganya. Dan itu Allah kasih gratis kepada kita. 

Kedua, Allah memperkenalkan dirinya sebagai Yang Maha Penyayang. Yang namanya menyayangi, kurang lebih lihat saja orang tua saat menyayangi kita. Kita salah, dimaafkan. Kita nakal, dimaafkan. Kita keliru, dibernarkan dan diarahkan. Kita mau apa diberi yang sesuai dengan keinginan kita, sambil juga mempertimbangkan baik buruknya bagi kita. Kira-kira begitu Allah kepada kita. 

Kalau sudah Pengasih dan Penyayang, tentu Dia sangat menginginkan kita selamat dan bahagia. Di dunia maupun di akherat. Bukannya membiarkan. Sebagai solusi, Dia menurunkan Alquran dan rasul-Nya. Tujuannya jelas, agar akal dan hati kita selalu mendapatkan arahan-Nya yang nggak mungkin salah sedikitpun itu. Jadi amat sangat merugi, siapa saja yang menjauh dari Alquran. Karena sama sekali tidak merugikan Allah. Dan karena Alquran itu memang untuk manusia. Bila seseorang celaka karena menjauhinya, jangan salahkan Allah. Karena kita sudah diberi akal. 

Kalau sudah Maha Pengasih dan Penyayang, tentunya Dia suka mengampuni kesalahan kita. Meski syirik pun tapi kalau bertaubat dan tidak diulangi lagi, Allah tetap ampuni. Coba perhatikan firman-Nya, "Allah tidak mengampuni syirik dan mengampuni dosa selain itu kepada siap yang Dia kehendaki". Syirik yang tidak diampuni ialah syirik yang dibawa hingga mati. Rata-rata sahabat senior Nabi SAW dulunya musyrik. Tapi kemudian diampuni oleh Allah karena mereka kembali kepada-Nya. Itulah bukti bahwa Allah memang "welas" kepada kita. Hanya kadang, sukanya kita nyari jalan-jalan sendiri yang hitam. 

Allah itu memang Pengasih dan Penyayang. Pengasih dan penyayang-Nya, melebihi murkanya. Maka fokuslah pada pengasih dan penyayang-Nya. Bukan pada murka-Nya. Mari berusaha, melakukan aktivitas-aktivitas baik mahdhal seperti shalat, puasa, dan seterusnya maupun aktivitas sehari-hari seperti pekerjaan kita. Insya Allah, Dia menambah rahmat-Nya sehingga kita benar-benar selamat, bahagia dan sukses tidak hanya di dunia tapi juga akherat.

Allah sangat sayang kepada kita. Namun yang banyak, kita yang tidak sayang dengan diri kita sendiri. Ya, kita sering suka menganiaya atau zhalim pada diri sendiri. Sudah tahu dengan jelas bahwa suatu tindakan akibatnya buruk, tapi masih juga terus melakukannya. Dikasih jalan yang benar, eh malah nyari jalan yang salah. Padahal, kalau kita mendekat kepada yang membuat hidup ini, Dia akan ikut menata hidup kita yang serba misteri seperti ini: jodoh, rezeki, kematian dan seterusnya. 

Maka, dengan serba keterbatasn kita, yuk kita selalu mendekat dan melibatkan Allah dalam setiap aktivitas kita sehari-hari. Yakin, Dia akan selalu memberi kita yang terbaik. Walau kadang persepsi kita sering salah menilai sesuatu, di situlah Allah berperan menuntun akal, hati dan langkah kita. "Jika hamba-Ku bertanya tentang Aku, katakanlah bahwasanya Aku sangat dekat dengannya", begitu firman-Nya. Di lain ayat, "Aku lebih dekat dengannya melebihi urat lehernya sendiri". 

Masa depan kita masih suci. Lupakan masa lalu kita yang kelam. Minta maaf kepada Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang itu, maka Dia pasti mengampuni kesalahan dan dosa kita. Kita tidak hidup di masa lalu. Kita cukup jadikan masa lalu untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah. "Hai, orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tiap-tiap diri hendaknya melihat apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok". Ayuk, kita kembali kepada-Nya. Kita bekerja bersama-Nya. Dia selalu mengasihi dan sangat sayang kepada kita. 

Sobat Pemenang, Yuk gabung juga di twitter @ipoenkchampion Untuk dapatkan pencerahan dan tips-tips menari lainnya...;))

Sabtu, 14 Januari 2012

OLAHRAGA, AKTIVITAS ASYIK MEMBUGARKAN

Kesehatan yang baik itu didadasarkan atas prinsip-prinsip alamiah. Kesehatan tumbuh secara berangsur-angsur melalui olah raga yang teratur, istirahat yang cukup, cara berpikir yang sehat, serta menghindari substansi yang merusak badan….kesehatan sangat penting artinya untuk membangun karakter pribadi.

(Stephen R. Covey).

Kesehatan adalah kunci untuk bisa menjadi manusia seutuhnya. Kalau tidak merawat tubuh atau fisik, sungguh sulit untuk bisa menikmati sukacita. Kita perlu memastikan bahwa kesehatan benar-benar ada dan mengingat bahwa sukacita yang dapat diarahkan itu terdapat dalam tubuh.

Fisik yang lemah akan membuat kita cepat sakit. Sehingga tanpa disadari menjadi mudah sedih dan penakut menghadapi masa depan. Sebaliknya, fisik yang sehat otomatis membuat kita kuat sehingga rasa gembira dan berani lebih mudah muncul. Olah raga teratur ternyata sangat mampu membersihkan pikiran kotor dan keruhnya jiwa.

Manusia perlu bergerak untuk tetap sehat. Itu lah sebabnya olahraga sangat penting bagi kesehatan fisik. Kalau dilakukan dengan benar, olahraga akan memberi lebih banyak energi untuk bekerja lebih giat sehingga kita lebih produktif. Saat kita bergerak, oksigen mengalir dengan lebih lancar melalui sistem yang berjalan di dalam tubuh kita. Selain itu, tingkat kesehatan yang lebih baik dapat diraih dengan berolahraga secara teratur dan benar.

Hal yang menakjubkan dari olahraga adalah bahwa olahraga membantu melepaskan ketegangan pikiran Anda dan pada saat yang sama memberi Anda kesempatan yang sangat baik untuk merasa lebih baik secara fisik dan mental. Gunakan tubuh untuk mempertajam pikiran. Selain membiasakan hidup sehat secara umum, meluangkan waktu sekitar dua puluh menit untuk berolahraga satu atau dua kali sehari akan menambah energi, kepekaan, kesabaran, keluwesan dan kreativitas.

Rasulullah mengajarkan kepada Aisyah r.a. agar selalu bangun pagi, shalat subuh, dan tidak pernah tidur lagi. Beberapa perusahaan di Jepang telah membuktikan bahwa karyawan-karyawan mereka diminta untuk masuk lebih pagi dan mereka yang bangun lebih pagi ternyata mempunyai daya tahan kerja yang lebih lama. Kalau begitu, mengapa tidak Anda coba untuk melakukannya? Jangan terlalu memanjakan diri, bangun lah pagi, gerak kan otot, dan lancar kan peredaran darah Anda, maka Anda tidak hanya sehat, tetapi juga bugar. Buat lah agenda kegiatan antara pukul 05:00 s.d. pukul 6 pagi! Lakukan lah dengan rutin secara perlahan dan kemudian tingkatkan.

Ibadah mahdlah kepada Allah SWT. juga bisa menjadi sarana yang efektif bagi kesehatan Anda, jika dilakukan dengan baik dan benar serta penuh kekhusyuan. Dr. Herbert Benson dan William Proctor, dalam The Brekout Principle yang diterjemahkan oleh Ida Sitompul mengatakan, “Banyak orang melaporkan kepada saya bahwa hanya setelah beribadah dan bersentuhan dengan kekuasaan Ilahi, baru lah mereka dapat mengalami pembebasan diri yang kuat dan terus menerus memperbaiki kesehatan, kesadaran diri, dan kemampuan mereka untuk menjalin hubungan-hubungan yang lebih produktif dengan orang lain. Contohnya, banyak diantara orang yang telah menemukan cara penyembuhan yang lebih permanen untuk mengatasi masalah serius, semacam ketagihan obat bius atau minuman keras, memulai perjalanan mereka ke arah kesembuhan melalui peristiwa pembebasan diri. Mereka biasanya memahami transformasi yang mereka alami itu dalam terminologi spiritual, misalnya dibimbing oleh Yang Maha Kuasa.”

Tidak kalah pentingnya bagi kesehatan kita apabila antara olahraga dan emosi positif selalu terpadu dan berjalan beriringan. Kesehatan dan umur panjang merupakan indikator bagus untuk daya tahan fisik dan terdapat bukti langsung bahwa emosi positif menjanjikan kesehatan dan umur panjang. Dalam kajian terbesar hingga saat ini, dilakukan serangkaian pengujian demografis dan emosional atas 2.282 orang Amerika keturunan Meksiko dari wilayah barat daya Amerika Serikat yang berusia 65 tahun atau lebih. Mereka lalu diamati selama dua tahun. Emosi positif secara meyakinkan dapat dipakai untuk memperkirakan siapa yang masih hidup dan siapa yang meninggal, begitu juga siapa yang kemampuannya menurun.

Akhirnya olahraga yang dilakukan secara teratur selama satau periode misalnya, enam minggu, akan membuat Anda merasa dan kelihatan lebih baik. Anda akan dapat tidur dengan lebih mudah, tidak lekas marah, dan berat badan Anda akan berkurang. Kulit dan mata Anda akan tampak lebih segar dan lebih cerah. Dengan kata lain, akan ada perubahan dalam diri Anda. Sekali pun Anda tidak melakukan olahraga setiap hari, setiap kali Anda melakukan olahraga secara tidak berlebihan, Anda akan merasa lebih bugar, dan itu juga akan membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang.

Selasa, 06 Desember 2011

Jumat, 29 Januari 2010

Kelas-Kelas Surga

Secara fitrah manusia mendambakan kebahagiaan hidup. Baik di dunia sekarang maupun kelak di kehidupan yang “kekal”, yaitu akherat. Tentunya untuk memperoleh keduanya diperlukan tindakan nyata (real action) dengan komitmen dan konsisten (istiqomah). Biasanya kehidupan bahagia di dunia itu bisa diperoleh dengan harta yang berlimpah. Meskipun bukan merupakan kepastian. Karena banyak juga para sufi terdahulu melakukan pengasingan diri (uzlah) dan memilih hidup yang sangat sederhana tanpa bergelimang harta, untuk memperoleh kebahagiaan. Bahkan Ibnu Arobi, seorang filsuf pernah mengatakan bahwa kebahagiaan sesungguhnya itu berada di jiwa. Bukan tergantung materi. Artinya jika kita mampu memenej jiwa kita, maka kebahagiaan dapat kita rasakan.
Adapun dalam kehidupan akherat nanti, kebahagiaan itu hanya diperoleh di dalam surga. Surga ini merupakan tempat yang ‘kekal’ bagi orang islam; yaitu orang yang mati dalam keadaan muslim, meskipun pada mulanya ia termasuk kafir. Digolongkan orang Islam ialah mereka yang berbuat maksiat, maka tempat kembalinya surga juga, namun mereka tidak kekal di neraka. Sewaktu mereka dimasukan ke dalam neraka, mererka mati sebentar dan hanya Allah yang mengetahui batasnya. Mereka juga tidak hidup hingga mereka dikeluarkan. Yang dimaksud mati disini bukan mati yang sebenarnya, tetapi hanya merasakan kepedihan siksa yang luar biasa sakitnya. Berbeda dengan orang kafir, ia akan merasakan adzab d ineraka selama-lamnya. Termasuk orang kafir ialah orang yang telah menerima kebenaran agama, tetapi ia tidak mau mengikuti kewajiban yang dibebeankan kepadanya.
Surga adalah tempat kenikmatan. Allah SWT berfirman dalam surat Muhammad (47), yaitu “Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa ; disana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau., dan sungai–sungai air susu yang tidak berubah rasaya., dan sungai–sungaui khomr (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka…”tentunya untuk memperoleh semua itu tidak semudah membalik telapak tangan. Untuk memeperoleh surga butuh kerja keras,, sebagaimana semangat dan kerja kita untuk memperoleh harta di diunia ini. Maka sangat logis, jika manusia berada dalam kelas-kelas kelak di surga. Apalagi surga memang bertingkat-tingkat. Ada tujuh nama-nama surga yang disebut dalam alquran. Pertama, surga firdaus (QS. Al-Kahfi, 18:107-108}. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, bagi mereka adalah surga firdaus menjadi tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.” Cara yang merupakan sebagai syarat guna meraih surga ini adalah iman dan beramal soleh. Pantas disebutkan bahwa mereka tidak inigin pindah daripadanya. Karena bagaimana mau pindah sementara disekelilingnya penuh dengan kenikmatan-kenikmatan yang abadi.
Kedua, surga ‘Adn (QS. Al-Kahfi:30-31), “Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal sol;eh tentulah kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjkan amalan (nya) dengan baik, mereka itu lah {orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutra halus dan sutra tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. Tip mendapatkan surga tingkat ini adalah mengerjakan amal soleh dengn baik. Untuk memperbaiki amalan kita, tidak ada jalan serlain dengan ilmu agama. Seperti cara bersuci dan sholat yang benar. Dalam agama, cabang ilmu yang membahas tentang cara memperbaiki kualitas sholat adalah ilmu Fikih. Karena Rosulullah saw., bersabda, “Amal (ibadah) yang tanpa dilandasai dengan ilmu akan tertolak.”
Ketiga, surga itu bernama surga Na’im (QS. Luqman, 31: 8-9), “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal sholeh bagi mereka jannah Naim (surga yang penuh dengan kenikmatan)). Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar, dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha BIjaksana.”
Keempat, surga Ma’wa (QS. AS-Sajadah, 32:19) yang artinya, “Adapun orang- orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh, maka bagi mereka jannah Ma’wa (surga , tempat kediaman), sebagai pahaal atas apa yang mereka kerjakan.”
Kelima, surga Darussalam, (QS. Yusuf, 10:25), disebutkjan, “Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus (Islam).” Ketika manusia sudah ditunjuki oleh Allah kepada Islam, maka kemudian Allah akan menyeru manusia ke Darussalam (negeri keselamatan). Syarat menggapai Darussalam adalah Islam. Karena hanya Islam lah yang merupakan agama yang hanya dilegitimasi oleh Allah. Dikatakan dalam alquran, “Sesungguhnya agama di sisi Allah itu adalah Islam.” Bukan agama-agama diluar islam; Kristen, budha, hindu, katolik, kongucu, dan lain sebagainya, yang itu semua adalah jalan-jalan iblis.
Keenam, Darul muqamah (QS. Fathir, 35: 34-35), yaitu, “Dan mereka berkata: ’segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-bener maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (darul Muqamah) dari karunianya; di dalamnya kami tidak meraza lelah dan tiada pula merasa lesu.”
Ketujuh, adalah Al-Maqam Al-Amin (QS. Al-Dukhan, 44:51). Artinya, ”Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam’maqaamin amin’ (tempat yang aman).”
Karena surga itu berkelas-kelas, maka barang tentu kita ingin menghuni surga yang kelasnya paling ‘elit’. Sebagaimana kita menginginkan rumah mewah dan semua yang serba mewah di dunia ini.
Pastilah Rosulullah saw. Dipastikan berada dalam surga yang kelasnya termewah. Apakah anda ingin bersama Rosulallah?!. Keputusan tergantung Anda. Untuk memperolehnya perlu kerja keras dan doa. Karena surga itu disediakan bagi orang yang mau. Maka sudah saatnya untuk memaksimalkan ibadah, untuk Allah Azza Wa Jalla semata.

Wallahu A’lam bishshowab


Sabtu, 18 Juli 2009

Cinta, Persahabatan yang Dikehendaki-Nya

Persahabatan ibarat makhluk yang hidup dalam samudra yang penuh dengan cinta yang terbungkus dengan bisa ular beracun. Tumbuh rasa sayang tetapi masih berbusana api. lika-likuya jalan harus ditempuh dengan kewaspadaan yang tinggi. Harus berani berkorban perasaan demi pertalian yang kokoh. Tanggapi rintangan dengan rasional dan bertanggung jawab. Tak mengapa walau harus meneteskan setitik air mata. Egoisme merupakan masalah emosi yang perlu dididik dengan sabar, ikhlas, dan berprinsip. Sehingga tangan tetap berjabat erat. Sekalipun petir menyambar, tak akan pernah lepas. Meskipun terkadang terjadi penghianatan, harus disadari bahwa itu adalah ulah makhluk yang namanya iblis. Yang mengajarkan manusia rakus dan tamak kepada dunia. Padahal kehidupan manusia bukan semata-mata untuk dunia. Karena keduanya sama-sama makhluk. Jiwa, hati, perasaan, akal, dan ruh adalah milik-Nya. Yang meghendaki manusia kepada kebahagiaan yang kekal, dengan memerintahnya agar selalu saling berpelukan dengan kasih sayang dan cinta diantara mereka. Persahabatan dan cinta yang paling indah adalah yang dilandasi keikhlasan semata-mata karena-Nya.

AHMAD SAIFUL ISLAM

Ahmad Saiful Islam Sarjana Tafsir Hadis UINSA Surabaya Lahir di Banyuwangi,  3 Mei 1987 Islamic Journalism Community  (IJC) Surabaya (2010)...