Jumat, 16 Agustus 2019

SUSUK UNTUK PELET


—Saiful Islam—

Ada kawan yang bertanya kepada saya tentang susuk pelet. Atau susuk pengasihan. Jadi begini.

Susuk, biasanya dipahami sebagai suatu cara memasukkan benda asing ke dalam tubuh seseorang secara spiritual. Tujuannya untuk mendapatkan kelebihan. Benda asing itu umumnya berupa jarum kecil. Mendapat kelebihan maksudnya berupa perlindungan spiritual, penarik lawan jenis, penambah daya tarik (kharisma), kekuatan fisik, dan semisalnya. Jadi, dengan dimasukkannya jarum tersebut ke dalam tubuh, lantas diyakini karenanya seseorang bisa terlihat cantik atau tampan, atau sakti, atau berwibawa, atau hebat, secara magis.

Benda-benda yang dikenal untuk susuk seperti emas, perak, berlian, kuningan, biji beras, kristal, pelor (gotri), dan seterusnya. Katanya ada yang memang benda-benda tersebut memang dimasukkan ke dalam tubuh. Ada lagi tukang susuk yang mengatakan bahwa benda-benda tersebut memang dimasukkan ke dalam tubuh. Tapi tidak melukai kulit atau tubuh. Alasannya, karena benda itu sudah menjadi energi. Jadi, kulit atau tubuh seperti tidak terjadi apa-apa. Padahal diyakinkan bahwa sudah dimasukkan susuknya. Dengan cara batin gaib metafisik.

Jujur saya ngeri. Ketika tukang susuk laki-laki yang masih 30-an (kayak usia saya, hehe) mengatakan bahwa susuk itu bisa dimasukkan di antara dua alis mata, pipi wajah, dagu atau sudut bibir, tengkuk, (terutama yang ini) bawah payudara kanan atau kiri, (apalagi yang ini) kemaluan, punggung kanan atau kiri, pinggul kanan atau kiri, lengan kanan atau kiri, telapak tangan atau kiri, telapak tangan kanan atau kiri, bawah pusar, paha kanan atau kiri, dan betis kanan atau kiri. Pokok e belejet lah wes.

Lebih jelas lagi, manfaat susuk itu diyakini secara magis, bahwa susuk bisa membuat pelakunya bisa menarik lawan jenisnya. Kalau pria bisa memelet para perempuan. Kalau perempuan ya bisa menyedot (seperti magnet) para lelaki. Terutama lawan jenis idamannya. Juga diyakini susuk itu untuk mendapatkan jodoh, sukses bisnis, melanggengkan hubungan, meningkatkan keharmonisan pasangan, dan semisalnya. Intinya susuk diyakini mempunyai kekuatan magis gaib untuk mengatasi masalah-masalah kemanusiaan.

Atau untuk meningkatkan kharisma yang sudah ada. Atau susuk dipercaya sebagai meningkatkan aura. Dan bahkan energi. Meskipun tidak jelas, ini aura dan energi yang apa dan bagaimana. Agaknya energi dan aura yang dimaksud adalah energi dan aura gaib yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Alasan ini agaknya untuk memperkuat kesan kepada seseorang bahwa susuk itu memang sakti.

Misalnya disebutkan bahwa susuk itu telah diberi energi, “Si Mbah telah membalutkan energi pengasihan dari laku tirakat yang dilakukan selama 21 hari. Sehingga energinya sangat luar biasa hebat.” Mendengar ini, pasien yang awam pastilah langsung membeli jasa susuknya. Hehe. Semakin diyakinkan bahwa susuk bisa menghilangkan rasa grogi, gemetaran, minder, malu; sampai menciptakan kembali semangat gairah dan meningkatkan nafsu seksual.

Intinya, yang ingin populer pakailah susuk. Yang ingin kaya, pakailah susuk. Yang ingin berkharisma dan berwibawa, pakailah susuk. Yang ingin jodohnya cantik atau tampan, pakailah susuk. Yang ingin sehat, pakailah susuk. Mengusir roh jahat, pakailah susuk. Ingin cerdas, pakailah susuk. Ingin pagar gaib, pakailah susuk. Yang ingin naik pangkat, pakailah susuk. Yang ingin tidak mati-mati, pakailah susuk. Untuk yang terakhir ini memang, diyakini bahwa orang yang memakai susuk itu sulit matinya. Wajarlah kalau tukang susuk seperti ini sampai menarif pasiennya dengan harga yang bombastis pula. Jutaan rupiah! Hampir-hampir setara gaji UMR Surabaya!!

Istilah umumnya adalah pengasihan. Atau susuk pengasihan. Pelet. Atau susuk pelet. Pemilik jasa susuk biasanya dikenal sebagai guru spiritual. Sebab susuk itu diyakini bukan sembarang susuk. Sebelum susuk itu dimasukkan ke dalam tubuh pasien, susuk itu katanya telah dijompa-jampi. Diberi mantra. Sehingga sakti. Dan ada juga tukang susuk itu melabel dirinya sebagai Gos. Atau Mbah. Bahkan ustadzah—sebuah gelar kehormatan yang menurut saya disalah gunakan.

Di samping melabel diri dengan istilah-istilah yang biasa dihormati masyarakat awam, tukang susuk biasanya juga berpenampilan seperti tokoh agama. Lebih tepatnya tokoh agama yang disegani. Misalnya memakai kopiah putih. Memakai surban. Bahkan imamah. Memakai sarung. Dan tasbih. Kalau perempuan, memakai ‘baju muslim’. Seperti kerudung yang gelombor, dan baju yang longgar, serta di tangannya melilit sebuah tasbih. Dari luar memang tampak ‘ustadzah’.

Dan kata-kata tukang susuk ini, juga disetting supaya mengaburkan ajaran Islam. Yakni omongan-omongannya sengaja mengutip istilah-istilah Islam. Seperti, “Awwoh dalam assalamu’alaikum… yang maksudnya adalah Alloh, (bilang Alloh saja salah)”. Atau membahas misalnya khasiat Surat Al-Ikhlas untuk pengasihan. Yaitu harus dibaca sekian ratus kali dalam sehari, dan harus dilakukan selama empat puluh hari. Pokoknya, orang awam yang nonton pastilah langsung percaya bahwa tukang susuk ini memang benar-benar ustadz atau ustadzah.

Kata-kata lain yang mencoba mengaburkan nalar sehat seperti, “Sebagai manusia modern, seharusnya kita tidak boleh melupakan tradisi kita sendiri, terlebih bagi kita yang notabene adalah orang pribumi asli tanah jawab.” Dengan tujuan, secara halus adalah saran menghormati dan meyakini tradisi susuk gaib mistis.

 Selain menyantolkan kepada energi, aura, budaya, dan agama atau spiritualitas tertentu, tukang susuk mengaitkan praktiknya itu dengan pengobatan Akupuntur. “Yaitu teknik pengobatan alami menggunakan jarum yang populer dari China,” katanya kurang lebih. “Namun berbeda dengan Akupuntur. Proses memasukkan pelet pengasihan ke tubuh adalah proses yang menggunakan ilmu magis. Proses ini tidak akan menimbulkan rasa sakit dan bekas luka di kulit. Karena nantinya susuk itu nanti akan berubah menjadi energi-energi supranatural yang akan menyatu ke seluruh tubuh si klien,” terusnya.

Supaya tampak benar-benar sakti, orang yang memakai susuk itu punya pantangan. Atau sesuatu yang tidak boleh dilakukan. Seperti tidak boleh makan sate langsung dari tusuknya, tidak boleh berjalan di bawah tali jemuran, tidak boleh memakan pisang emas, dan semisalnya. Kadang kala kata-katanya disusupkan kata-kata yang memang baik. Misalnya supaya orang andhap asor (rendah hati), tidak sombong, dan lain sebagainya.

Pertama. Bagi kalian yang memiliki keyakinan lain, silakan. Bahkan agama, itu murni pilihan kalian pribadi. Hak asasi kalian. Mau Hindu, mau Budha, silakan. Mau Kebatinan, silakan. Mau Kejawen, ya silakan. Wong resiko itu ditanggung sendiri-sendiri, kok. Tidak ada paksaan dalam beragama.

Namun bagi saya, saya ini Islam. Dasar keimanan saya adalah yang pertama dan paling utama, adalah Qur’an. Informasi gaib apa pun yang ada dalam Qur’an, 100% saya imani. Tak kurang sedikitpun. Dan informasi gaib apa pun yang tidak ada dalam Qur’an (atau Hadis sahih tentunya), 100% tidak akan saya imani. Akan saya tolak. Atau paling tidak, harus saya tabayyuni. Harus saya cek. Harus saya periksa. Harus saya uji kebenarannya. Nah, keyakinan susuk seperti di atas, itu tidak ada dalam Qur’an.

Kedua. Begitu juga secara Sains. Atau menurut teori-teori ilmu pengetahuan. Kepahaman atau keyakinan susuk tersebut, itu tidak ada penjelasannya. Bagaimana PROSESNYA atau MEKANISMENYA ketika susuk itu bisa membuat orang berkharisma, berwibawa, mempesona, kebal, dan seterusnya, itu tidak bisa dijelaskan secara saintifik. Secara ilmu pengetahuan. Atau bagaimana MEKANISME susuk yang fisik itu berubah menjadi energi kemudian lantas masuk ke dalam tubuh seseorang tanpa melukai kulit atau tubuh, ini juga tidak bisa dijelaskan. Ujug-ujug saja beralasan “magis”, “gaib”, “supranatural”, dan semisalnya. Tentu saja, ini tidak bisa diterima. Tertolak! Maka, sudah pasti saya menolaknya!

Bapak Quraish Shihab pernah mengatakan, “Terimalah karena ilmu. Dan tolaklah karena ilmu.” Jadi, kalau kita mau menerima kesimpulan, itu harus berdasar ilmu. Begitu juga sebaliknya, kalau mau menolak, ya harus dengan ilmu.

Susuk magis supernatural gaib seperti cerita di atas, tentu berbeda dengan KB susuk. Aslinya namanya dalam medis adalah KB implan. Kalau KB implan ini, bisa dijelaskan secara saintifik. Yaitu tabung plastik kecil dan fleksibel seukuran korek api yang berisi hormon untuk mencegah kehamilan. Tabung ini akan dimasukkan ke dalam lengan kulit atas. Jadi jelas.

Cara kerjanya juga jelas. Yaitu ‘susuk’ yang sudah dimasukkan ke bawah kulit akan melepaskan hormon progestin dengan kadar rendah untuk mencegah kehamilan. Hormon ini akan mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dalam siklus bulanan). Jika seorang wanita tidak berovulasi, ia tidak bisa hamil. Karena tidak ada sel telur untuk dibuahi.

Progestin itu juga akan menebalkan lender di sekitar leher rahim (serviks). Ini akan menghalangi sperma untuk memasuki rahim. Progestin juga akan menipiskan lapisan dinding rahim. Sehingga jika ada sperma yang berhasil membuahi sel telur, telur tersebut akan sulit menempel pada dinding rahim untuk memulai kehamilan.

Karena diimplankan (dimasukkan) ke dalam tubuh, pastinya melukai kulit. Caranya mirip disuntik. Silakan cek. Saya sudah cek di YouTube, ketik saja “Tutorial KB Implan”. Ya, pasti melukai. Jadi tidak bisa materi dirubah menjadi energi kemudian tiba-tiba dimasukkan ke dalam tubuh seseorang. Tidak bisa. Ini juga alasan saya menolak santet atau sihir magis metafisik.

Ketiga. Susuk supernatural itu dikait-kaitkan dengan aura dan energi. Tentu ini tidak masuk akal. Tidak bisa diterima. Tertolak. Aura dan energi menurut Sains, itu tidak ada kaitannya dengan magis dan supernatural. Tidak ada kaitannya dengan gaib metafisika. Tidak ada kaitannya dengan makhluk halus, roh halus, dan kawan-kawannya itu. Aura adalah medan elektromagnetik di sekitar makhluk hidup. Lihat, tidak ada yang magis!

Sedangkan energi adalah properti fisika dari suatu objek, dapat berpindah melalui interaksi fundamental, yang dapat diubah bentuknya, namun tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Iya kan. Properti fisika. Jadi bukan metafisika. Jadi energi itu memang properti fisika. Bukan metafisika!

Begitu dulu. Semoga bermanfaat. Bersambung, insya Allah.

Walloohu a’lam bishshowaab. Salam

Kamis, 15 Agustus 2019

BEGINILAH JIN VERSI YAHUDI


—Saiful Islam—

“Sangat bisa jadi, konsep Jin yang diyakini sebagian Umat Islam, itu terpengaruh oleh keyakinan Yahudi…”

Dasar keyakinan Islam yang paling utama adalah Al Qur’an. Sedangkan dasar keyakinan Kristen yang paling utama adalah Injil. Terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Sedangkan dasar keyakinan Yahudi adalah Tanakh. Yang meliputi Taurat (Pentateukh), Nevi’im, dan Ketuvim. Sebutan lain untuk Tanakh ini adalah Alkitab Ibrani.

Kitab-kitab dalam Tanakh itu berjumlah 24 kitab. Semua kitab-kitab ini dihimpun dalam Taurat (pengajaran), Nevi’im (nabi-nabi), dan Ketuvim (tulisan) tadi. Jadi, Tanakh itu terdiri dari tiga. Yaitu Taurat, Nevi’im, dan Ketuvim. Dan Taurat, Nevi’im, dan Ketuvim ini menghimpun 24 kitab (bab atau bahasan). Ke 24 kitab inilah dasar utama keyakinan Yahudi.

Taurat terdiri dari lima kitab (bab/bahasan). Yaitu 1. kitab Kejadian (Genesis), 2. Keluaran (Exodus), 3. Imamat (Leviticus), 4. Bilangan (Numbers), dan 5. Ulangan (Deuteronomy). Jadi di Taurat ini sudah ada 5 (Penta) kitab.

Nevi’im terdiri dari delapan kitab. Yaitu 1. Yosua, 2. Hakim-Hakim, 3. Samuel, 4. Raja-Raja, 5. Yesaya, 6. Yeremia, 7. Yehezkiel, dan 8. Dua Belas Nabi Kecil. Untuk yang Dua Belas Nabi Kecil ini dianggap satu kitab. Dua Belas Nabi Kecil (Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, dan Maleakhi). Taurat dan Nevi’im sudah 13 belas.

Ketuvim terdiri dari 11 kitab sisanya itu. Ketuvim terdiri dari Tiga Kitab. Yaitu Kitab Puisi, Lima Megillot, dan Kitab-Kitab Lainnya. Nah, Kitab Puisi itu isinya 1. Mazmur, 2. Amsal, 3. Ayub. Lima Megillot isinya 1. Kidung Agung (Paskah Yahudi), 2. Rut, 3. Ratapan, 4. Pengkhotbah, 5. Ester. Sedangkan Kitab-Kitab Lainnya itu isinya 1. Daniel, 2. Ezra-Nehemia, 3. Tawarikh.

Jadi kitab-kitab dalam Taurat, Nevi’im, dan Ketuvim jika dijumlah menjadi 24 kitab. Sekali lagi, 24 kitab inilah dasar pokok keyakinan Yahudi.

Jadi, dasar keyakinan Yahudi itu bukan cuma Taurat. Meskipun memang, Taurat ini adalah bagian paling penting dari kitab suci (kanon) orang Yahudi.

Menariknya, semua 24 kitab dalam dasar pokok keyakinan Yahudi, itu adalah Perjanjian Lama dalam Kristen. Ingat, Pernjanjian Lama merupakan bagian dari dasar keyakinan Kristen. Selain Perjanjian Lama, dasar pokok keyakinan Kristen adalah Perjanjian Baru. Meskipun dari 24 kitab itu, menjadi berkembang. Atau bertambah. Perjanjian Lama Kristen Protestan ada 39 kitab (bab atau bahasan—seperti Surat kalau dalam Qur’an). Kristen Katolik ada 46 kitab. Sedangkan Perjanjian Lama Ortodoks Timur itu ada 51 kitab.

Jadi termasuk Taurat, yang merupakan bagian terpenting kitab suci orang Yahudi, itu juga diyakini oleh Kristen (sebagai Perjanjian Lama). Perjanjian Lama yang diyakini Kristen itu, secara umum memang dibagi menjadi empat bagian. 1. Taurat (Torah), 2. Kitab Sejarah yang menceritakan sejarah Bangsa Israel sejak penaklukan Kanaan sampai pembuangan ke Babilonia. 3. Kitab Puisi (Hikmat) yang dalam beragam bentuknya berhubungan dengan masalah kebaikan dan kejahatan di dunia. 4. Kitab Para Nabi (Nubuat) yang berisi peringatan-peringatan terkait konsekuensi jika berpaling dari Allah.

Maka bisa dipahami jika ada yang menulis ‘keyakinan Yahudi-Kristen’. Seakan-akan menggabungkan. Maksudnya adalah jika seseorang yang mendasarkan keyakinannya dengan mengutip Perjanjian Lama. Artinya, jika ada orang Kristen (baik protesten, Katolik, maupun Ortodoks Timur) mengutip Perjanjian Lama, bisa dipastikan keyakinannya itu juga diyakini oleh orang Yahudi.

Bagi Yahudi, Jin itu sebuah kata dari Bahasa Ibrani, sa’iyr. Artinya yang berbulu atau kambing jantan. Bentuk jamaknya adalah se’irim. Kata Jin-Jin (se’irim) ini diambil dari Perjanjian Lama, Kitab Imamat 17:7 sebagai berikut:

וְלֹא־יִזְבְּחוּ עֹוד אֶת־זִבְחֵיהֶם לַשְּׂעִירִם אֲשֶׁר הֵם זֹנִים אַחֲרֵיהֶם חֻקַּת עֹולָם תִּֽהְיֶה־זֹּאת לָהֶם לְדֹרֹתָֽם׃
velo-yizbekhu 'od 'et-zivkheihem lase'irim 'asyer hem zonim akhareyhem khukat olam tihyeh-zot lahem ledorotam
They shall no longer sacrifice their sacrifices to the goat demons with which they play the harlot. This shall be a permanent statute to them throughout their generations. Yang artinya, janganlah mereka mempersembahkan lagi korban mereka kepada jin-jin. Sebab menyembah jin-jin itu adalah zinah. Itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun. 

Selain itu, inspirasi kata Jin ini juga dari Perjanjian Lama, Kitab II Tawarikh 11:15 sebagai berikut:
וַיַּֽעֲמֶד־לֹו כֹּֽהֲנִים לַבָּמֹות וְלַשְּׂעִירִים וְלָעֲגָלִים אֲשֶׁר עָשָֽׂה׃
vaya'amed-lo kohanim labamot velaseirim vela'agalim asyer 'asah
And he ordained him priests for the high places, and for the devils, and for the calves which he had made. Artinya, dan mengangkat bagi dirinya imam-imam untuk bukit-bukit pengorbanan untuk jin-jin dan untuk anak-anak lembu jantan yang dibuatnya.

Menurut paham Yahudi awal, se’irim adalah demons. Yaitu makhluk supernatural yang bukan merupakan manusia dan biasanya digambarkan jahat. Dalam kepercayaan semitis kuno, se’irim dianggap dewa-dewa yang mempunyai rupa kambing jantan. Berdasar II Tawarikh 11:15 di atas, dipahami bahwa korban-korban dipersembahkan untuk makhluk gaib metafisik tersebut di tempat-tempat yang tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, dengan imam-imam yang khusus melayani upacara keagamaan itu.

Selain itu, ada juga yang menganggap bahwa Jin itu memang makhluk supernatural yang jahat yang melompat-lompat di atas reruntuhan Babel. Ini juga didasarkan pada Perjanjian Lama, Kitab Yeyasa 13:21: Tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun, dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu; burung-burung unta akan diam di sana, dan jin-jin akan melompat-lompat.

Makhluk supernatural maksudnya adalah sesuatu yang berada di luar alam fisik. Dengan kata lain, makluk supernatural merupakan sesuatu yang metafisik. Alias makhluk gaib metafisik.

Bahkan dalam Yeyasa 34:14 disebut begini: Di sana berpapasan binatang gurun dengan anjing hutan, dan jin bertemu dengan temannya; hantu malam saja ada di sana dan mendapat tempat perhentian.

Dengan demikian, konsep Jin sebagai sosok gaib metafisik itu berasal dari Yahudi. Maka, jika ada Kaum Muslim yang meyakini bahwa Jin itu sosok gaib metafisika, sangat bisa jadi itu terpengaruh oleh keyakinan Yahudi.

Begitu dulu. Semoga bermanfaat. Bersambung, insya Allah…

Walloohu a’lam bishshowaab. Salam

Rabu, 14 Agustus 2019

JIN ALA IMAN KRISTEN


—Saiful Islam—

“Agaknya, keyakinan Muslim tentang kesurupan itu terpengaruh oleh keyakinan Kristen…”

Lukas pasal 24 ayat 39 menyebutkan: “Look at my hands and my feet; it’s me! Touch me and see; a ghost does not have flesh and bones like you see I have.” Artinya, “Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

Nah, dari ayat di atas, kemudian ada yang meyakini bahwa hantu itu ada. Tapi hantu itu tidak bisa dilihat. Tidak kasat mata. Tidak bertubuh. Makhluk yang tidak berdaging dan tidak bertulang ini dikategorikan sebagai roh jahat. Meskipun hantu di sini dipahami sebagai Iblis. Bukan roh orang yang sudah mati. Dan Iblis dipahami sebagai Malaikat yang terjatuh ke dalam dosa.

Jadi, menurut keyakinan Kristen, hantu itu adalah Iblis. Dan Iblis adalah Malaikat yang terjatuh ke dalam dosa. Maksudnya, hantu atau Iblis itu awalnya adalah Malaikat. Namun karena berdosa, lantas Malaikat ini menjadi Iblis. Hanya Malaikat yang berdosa saja yang menjadi Iblis. Yang tidak berdosa, tetap menjadi Malaikat.

Matius pasal 12 ayat 43 sampai 45, disebutkan sebagai berikut. When an unclean spirit goes out of a person, it passes through waterless places looking for rest but  does not find it. Artinya, apabila roh jahat  keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatkannya.

Then it says, ‘I will return to the home I left.’ When it returns, it finds the house empty, swept clean, and put in order. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih teratur.

Then it goes and brings with it seven other spirits more evil than itself, and they go in and live there, so the last state of that person is worse than the first. It will be that way for this evil generation as well! Kemudian ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.

Matius pasal 12 ayat 43 sampai 45 di atas, pararel dengan Lukas pasal 11 ayat 24 sampai 26. Dari ayat-ayat ini, lantas ada yang menyimpulkan bahwa roh-roh jahat itu punya kemampuan untuk memasuki dan merasuki manusia dan juga binatang. Serta memanfaatkan benda-benda mati seperti rumah, benda keramat, dan jimat. Jadi, manusia bisa kesurupan roh-roh jahat. Binatang juga bisa kesurupan roh-roh jahat.

Ayat di bawah inilah yang dijadikan dalil untuk menguatkan kesimpulan. Bahwa seseorang memang bisa kesurupan roh-roh jahat. Bukan cuma kepada orang. Tapi juga merasuki binatang (seperti babi). Roh-roh jahat itu bisa keluar masuk ke dalam orang maupun binatang. Ingat ya, ini masih bicara soal iman Kristen!

Lukas pasal 8 ayat 27 sampai 33.

As  Jesus  stepped ashore,  a certain man from the town  met him who was possessed by demons. For a long time this man had worn no clothes and had not lived in a house, but among the tombs (8:27). Setelah Yesus naik ke darat, datanglah seorang laki-laki dari kota itu menemui Dia; orang itu dirasuki oleh setan-setan dan sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak tinggal dalam rumah, tetapi dalam pekuburan.

When he saw Jesus, he cried out, fell  down before him, and shouted with a loud voice, “Leave me alone,  Jesus, Son of the Most High  God! I beg you, do not torment   me!” (8:28). Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusan-Mu dengan aku, Hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku."

For Jesus had started commanding the evil  spirit to come out of the man. For it had seized him many times, so  he would be bound with chains and shackles  and kept under guard. But   he would break the restraints and be driven by the demon into deserted  places (8:29). Ia berkata demikian sebab Yesus memerintahkan roh jahat itu keluar dari orang itu. Karena sering roh itu menyeret-nyeret dia, maka untuk menjaganya, ia dirantai dan dibelenggu, tetapi ia memutuskan segala pengikat itu. Dan ia dihalau oleh setan itu ke tempat-tempat yang sunyi.

Jesus then   asked him, “What is your name?” He   said, “Legion,”  because many demons had entered him (8:30). Dan Yesus bertanya kepadanya: "Siapakah namamu?" Jawabnya: "Legion," karena ia kerasukan banyak setan. 

And they began to beg   him not to order  them to depart into the abyss (8:31). Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus, supaya Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang maut.

Now a large herd of pigs was feeding there on the hillside,   and the demonic spirits  begged Jesus   to let them go into them. He gave them permission (8:32). Adalah di sana sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung, lalu setan-setan itu meminta kepada Yesus, supaya Ia memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu. Yesus mengabulkan permintaan mereka.

So  the demons came out of the man and went into the pigs, and the herd of pigs  rushed down the steep slope into the lake and drowned (8:33). Lalu keluarlah setan-setan itu dari orang itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau lalu mati lemas.

Darinya lantas ada yang memahmi bahwa Legion itu merupakan nama untuk sekelompok roh jahat yang merasuki seorang pria. Ia tinggal di Gadara, daerah Gerasa. Lantas Yesus mengusir roh jahat itu supaya keluar dari laki-laki tersebut. Kemudian roh-roh jahat itu merasuki sekelompok babi. Karena roh-roh jahat tersebut, kawanan babi itu akhirnya mati lemas.

Ada juga yang menyebut bahwa Jin itu adalah setan. Sekali lagi, ini menurut Kekristenan atau Alkitab. Rujukannya adalah Imamat 17:7, 2 Tawarikh 11:15, dan Yeyasa 13:21. Jika diringkas, roh itu dikategorikan menjadi dua. Pertama, roh yang baik. Dan kedua adalah roh jahat.

Meskipun di antara kawan-kawan saya ada yang Kristen dan bahkan pendeta, saya lebih banyak berinteraksi dengan Kaum Muslimin. Orang-orang Islam. Jawa dan Madura, bahkan Indonesia, itu Muslim memang mayoritas. Yang banyak saya temui itu Kaum Muslim. Yang meyakini bahwa orang bisa kesurupan Jin atau makhluk gaib metafisika, atau roh jahat, itu ya kebanyakan Muslim. Ah, agaknya keyakinan Muslim tentang kesurupan ini terpengaruh oleh keyakinan Kristen!

Kalau menurut Qur’an sendiri maupun Sains, sudah saya ceritakan sebelumnya, kesurupan itu hanyalah gangguan jiwa. Tidak lebih dari itu. Tidak ada kaitannya dengan Jin gaib metafisik. Atau pun roh-roh jahat seperti dilukiskan oleh Lukas pasal 8 ayat 27 sampai 33 di atas.

Begitu dulu. Semoga bermanfaat. Bersambung, insya Allah…

Walloohu a’lam bishshowaab. Salam

Selasa, 13 Agustus 2019

MIMPI DIGODA KUNTILANAK


—Saiful Islam—

Seorang kawan bercerita, “Assalamualaikum mas Islam tadi malam saya itu pas tidur ngelindur antara sadar setengah sadar, saya mimpi lihat kuntilanak, kayak mau diajak tapi saya berontak, saya baca alfatihah, pas tadi pagi saya tanya suami, pah kayaknya aku td malam ngelindur ya, jawabnya iya, mau tak bangunin ternyata baca alfatihah sampai habis , ya Uda tak diemin. Kenapa ya mas?”

‘Alaikum salam. Terimakasih pertanyaannya.

Mimpi itu, pengalaman alam bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur. Terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (Rapid Eye Movement/REM). Kriteria tidur REM antara lain gerakan mata yang cepat, otot melemas, dan gelombang EEG (rekaman elektrik di kulit otak) yang cepat dan bertegangan rendah.

Selama fase REM pada tidur, itu aktivitas neuron pada otak mirip dengan aktivitasnya saat terjaga. Ya, orangnya memangnya tidur. Tapi otaknya tetap bekerja. Tidur berarti otak kirinya (otak rasionalitasnya atau alam sadarnya) itu off. Tapi otak kanannya (otak emosi atau alam bawah sadarnya) itu on. Itulah sleep mode. Ini gambaran gampangnya.

Siklus tidur sehat itu, harus melewati empat tahap. Dimulai dari tidur ringan (M1), tidur sedang (M2), tidur dalam (M3), dan tidur nyenyak atau REM.

Kebanyakan mimpi, itu terjadi pada tahap R ini. Frekuensi gelombang otaknya berada di kisaran Theta – Delta (sekitar 8 Hz sampai 3 Hz). Meski begitu, mimpi juga bisa terjadi ketika tidur belum benar-benar nyenyak. Rasanya beda. Biasanya mimpinya cenderung lebih sederhana.

Otak tetap beraktivitas meskipun seseorang tidur. Otak sedang dalam mode tidur. Saat memasuki tidur yang semakin nyenyak, otak akan mematikan gerakan otot. Semuanya akan lumpuh untuk sementara waktu. Kecuali mata.

Sel-sel saraf pangkal otak akan menembak tak menentu. Menurut para ahli, mimpi itu terjadi saat bagian pemikiran dari otak mencoba memahami sinyal-sinyal itu.

Ketika mimpi ini, bagian korteks depan otak (otak sadar atau otak kecerdasan), sedang dalam keadaan off. Tidak ada logika, penalaran, atau penilaian. Aturan normal ruang dan waktu tidak berlaku.

Dengan kata lain, saat orang tidur, itu bagian otak yang bertanggung jawab pada pikiran linear dan logika menjadi tidak aktif. Sementara itu, area yang mengontrol emosi malah lebih aktif. On. Apa yang seseorang pikirkan dan rasakan sepanjang hari, itu ternyata terus diproses oleh area lain otak. Sehingga dia melihat gambar, simbol, emosi, dan metafora lewat mimpi itu.

Bagian otak yang terlibat ketika bermimpi, itu hippocampus (tempat memori dan kenangan) dan amygdala (pemain kunci dalam emosi). Inilah alasannya orang yang bermimpi itu bisa melibatkan peristiwa aktual. Meski acak. Dan bisa membuat si pemimpi benar-benar merasa takut atau bahagia. Isi mimpi sangat terkait dengan memori jangka pendek dan jangka panjang.

Pada saat mimpi itu, korteks visual otak akan bekerja. Yaitu menafsirkan gambar. Sehingga menjadi hidup. Inilah kenapa orang yang bermimpi itu bisa melihat semua tindakannya.

Kalau mimpinya biasa-biasa saja, orang cenderung akan melupakannya. Lupa. Tapi sebaliknya. Jika mimpi itu memberi kesan yang sangat mendalam, orang akan tetap mengingatnya setelah terjaga. Ini dipicu oleh intensitas emosional yang bergantung pada kesan yang bersangkutan pada mimpinya.

Ingat dan tidaknya seseorang pada mimpinya, itu juga tergantung waktu terjaganya. Jika bangun tepat di tahap REM, biasanya orang akan mudah mengingat mimpinya. Tapi sebaliknya. Jika bangunnya itu baru tidur tahap M1, orang akan kesulitan mengingat mimpinya.

Kaitan aktivitas nyata dengan mimpi, itu begini. Memikirkan sesuatu yang memiliki dampat emosional yang lebih tinggi, akan memperbesar kemungkinan untuk masuk ke dalam mimpi dibanding hal-hal yang membosankan. Kata kuncinya adalah emosional.

Pernah ada penelitian. Diterapkan pada 331 orang. Ditemukan bahwa banyak mimpi buruk, itu ternyata diakibatkan oleh rasa kegagalan, ketakutan, kebingungan, kesedihan, dan rasa bersalah. Pria cenderung memiliki mimpi buruk seputar serangan fisik atau kekerasan. Sedangkan mimpi buruk perempuan biasanya tentang konflik dalam hubungan.

Sebaliknya, orang yang kesehariannya memiliki pengalaman selamat, sukses, dan bahagia, itu biasanya mimpinya indah. Seperti terbang melayang, mendapat keberuntungan, dan lain-lain.

Pengalaman visual, itu tidak harus kejadian-kejadian nyata. Bisa juga dunia maya. Otak kanan manusia memang tidak bisa membedakan mana yang nyata, dan mana yang maya. Dengan kata lain, imajinasi-imajinasi hasil dari kreasi otak, itu bisa masuk dalam mimpi. Baik itu imajinasi dari luar, maupun imajinasi dari dalam otak orang itu sendiri. Dalam kasus ini adalah imajinasi kuntilanak.

Ya. Sejatinya kuntilanak yang muncul dalam mimpi itu, adalah imajinasi belaka. Gambaran kuntilanak yang seram, dan konsep bahwa kuntilanak akan lari jika dibacakan Al-Fatihah, itu sudah ada duluan dalam otak kawan satu ini. Bisa jadi, dia mendapatkannya dari film, membaca buku fiksi, dan lain semisalnya. Sehingga gambaran-gambaran itu, bisa muncul dalam mimpinya. Baik saat R1, R2, R3, maupun ketika REM.

Bukti sederhana bahwa kuntilanak itu hanya imajinasi belaka, nama kuntilanak itu hanya dikenal di Indonesia. Di Jawa, Madura, dan seterusnya. Orang-orang Asia yang lain, Amerika, Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan Australia, insya Allah tidak pernah dan tidak akan pernah bermimpi digoda kuntilanak. Atau tuyul, pocong, genderuwo, dan kawan-kawannya. Mereka hanya akan bermimpi hantu versi mereka sendiri. Misalnya dikejar vampire dan drakula. Hehehe.

Di Qur’an memang tidak ada hantu-hantu seperti itu. Setan dan Iblis menurut gambaran Qur’an itu memang menggoda. Lebih tepatnya mempengaruhi. Tapi menggodanya berupa bisikan. Berupa informasi, inspirasi, dan motivasi jahat. Supaya manusia tersesat. Ia memang menyerang pikiran manusia. Supaya orang berbuat jahat. Agar zalim pada dirinya sendiri, lingkungan, dan orang lain. Agar membangkang kepada Allah. Ujung-ujungnya, manusia sendiri itulah yang rugi. Yang celaka. Yang menderita dunia akhirat.

QS. Al-A’raf[7]: 16 – 17
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
16. Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar AKAN (MENGHALANG-HALANGI) MEREKA DARI JALAN ENGKAU YANG LURUS.

ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
17. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan ENGKAU TIDAK AKAN MENDAPATI KEBANYAKAN MEREKA BERSYUKUR (TAAT).

“Saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.” Maksudnya adalah Iblis itu akan menyesatkan manusia dengan segala cara. Bukan Iblis menjelma jadi hantu dan lantas menampakkan diri untuk menakut-nakuti manusia, seperti film-film horor itu.

QS. Shad[38]: 82 - 83
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
82. Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan MENYESATKAN mereka semuanya.
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
83. KECUALI hamba-hamba-Mu yang mukhlash di antara mereka.

QS. Al-Hijr[15]: 39
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka MEMANDANG BAIK (PERBUATAN MAKSIAT) di muka bumi. Dan pasti aku akan MENYESATKAN mereka semuanya.

QS. Al-Isra’[17]: 64
وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُمْ بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِمْ بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ وَعِدْهُمْ ۚ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا
“Dan PERDAYAKANLAH siapa yang kamu sanggupi di antara mereka DENGAN SUARAMU (AJAKANMU). Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki. Dan BERSEKUTULAH dengan mereka pada HARTA dan ANAK-ANAK. Dan beri JANJILAH mereka.” Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka.

QS. Yusuf[12]: 100
وَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى الْعَرْشِ وَخَرُّوا لَهُ سُجَّدًا ۖ وَقَالَ يَا أَبَتِ هَٰذَا تَأْوِيلُ رُؤْيَايَ مِنْ قَبْلُ قَدْ جَعَلَهَا رَبِّي حَقًّا ۖ وَقَدْ أَحْسَنَ بِي إِذْ أَخْرَجَنِي مِنَ السِّجْنِ وَجَاءَ بِكُمْ مِنَ الْبَدْوِ مِنْ بَعْدِ أَنْ نَزَغَ الشَّيْطَانُ بَيْنِي وَبَيْنَ إِخْوَتِي ۚ إِنَّ رَبِّي لَطِيفٌ لِمَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku. Inilah ta’bir mimpiku yang dahulu itu; Sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaKu, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, SETELAH SETAN MERUSAKKAN (HUBUNGAN) ANTARAKU DAN SAUDARA-SAUDARAKU. Sesungguhnya Tuhanku Maha lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

QS. Al-Isra’[17]: 53
وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًا
Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu MENIMBULKAN PERSELISIHAN di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.

QS. Ali Imran[3]: 155
إِنَّ الَّذِينَ تَوَلَّوْا مِنْكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ إِنَّمَا اسْتَزَلَّهُمُ الشَّيْطَانُ بِبَعْضِ مَا كَسَبُوا ۖ وَلَقَدْ عَفَا اللَّهُ عَنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka DIGELINCIRKAN oleh setan, DISEBABKAN SEBAGIAN KESALAHAN YANG TELAH MEREKA PERBUAT (DI MASA LAMPAU). Dan sesungguhnya Allah telah memberi maaaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.

QS. Al-Baqarah[2]: 267 -268
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
267. Hai orang-orang yang beriman. NAFKAHKANLAH (DI JALAN ALLAH) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya. Padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
268. Setan MENJANJIKAN (MENAKUT-NAKUTI) KAMU DENGAN KEMISKINAN dan MENYURUH KAMU BERBUAT KEJAHATAN (KIKIR); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.

Begitu dulu. Semoga bermanfaat. Bersambung, Insya Allah.

Walloohu a’lam bishshowab. Salam

AHMAD SAIFUL ISLAM

Ahmad Saiful Islam Sarjana Tafsir Hadis UINSA Surabaya Lahir di Banyuwangi,  3 Mei 1987 Islamic Journalism Community  (IJC) Surabaya (2010)...